Kolaborasi Pemkab Kukar dan Desa Ponoragan Perkuat Pelayanan Publik

NalaRNusantara-Kukar; Ponoragan, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Loa Kulu, kini semakin menunjukkan kemajuan dalam pelayanan publik. Semua itu tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, yang turut andil memperkuat sarana dan prasarana kerja aparatur desa.

Kepala Desa Ponoragan, Sarmin, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Pemkab Kukar melalui DPMD. Ia menyebut berbagai bantuan yang diterima, mulai dari meja, kursi, rak dokumen, hingga televisi, telah langsung dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Semua bantuan itu kami terima dengan rasa syukur dan langsung digunakan. Kami jaga betul barang-barangnya, karena ini bukan hanya soal aset, tapi juga kepercayaan,” ujar Sarmin, Rabu (04/06/2025).

Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak lepas dari tersedianya fasilitas yang mendukung. Di tengah keterbatasan anggaran, kehadiran bantuan dari DPMD menjadi angin segar yang memperkuat sistem kerja aparatur desa.

“Pelayanan itu butuh dukungan, dan kami merasakan betul kehadiran pemerintah kabupaten. Tapi kami juga tidak bergantung penuh, karena kami harus tetap mandiri,” lanjutnya.

Semangat kemandirian itu diwujudkan dengan pengelolaan dana desa secara bijak untuk memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi.

Sarmin mengakui bahwa tidak semua fasilitas bisa dipenuhi oleh bantuan kabupaten, namun pihaknya berkomitmen untuk mencari solusi tanpa mengorbankan kualitas layanan.

“Kami siasati, kami tambal kekurangannya dengan dana desa yang ada. Yang penting masyarakat tetap bisa dilayani dengan baik,” tegasnya.

Bagi Sarmin, bentuk penghargaan terhadap bantuan bukan hanya ucapan terima kasih, melainkan tanggung jawab untuk menjaga dan memanfaatkannya secara optimal.

Ia juga berharap, kolaborasi antara Pemerintah Desa Ponoragan dan DPMD Kukar terus terjalin dengan baik.

Menurutnya, hubungan yang sinergis seperti ini adalah kunci agar desa semakin profesional dan masyarakat semakin puas dengan pelayanan yang diberikan.

“Kami percaya, dengan komunikasi yang terus dibangun, desa bisa lebih maju dan pelayanan pun makin optimal,” pungkasnya. (Fh/adv)

59 views 2 mins 0 Comments