Job Fair Kukar 2025, Jembatan Harapan antara Pekerja dan Perusahaan

NalaRNusantara-Kukar; Suasana Gedung Bela Diri Dispora Kukar di Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, terasa lebih hidup pada Rabu pagi, 2 Juli 2025.

Ratusan pencari kerja berdatangan, membawa harapan untuk bisa mengisi 719 lowongan kerja yang dibuka oleh 28 perusahaan dalam gelaran Job Fair Kukar 2025.

Acara ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker), dan berlangsung selama dua hari, hingga Kamis (3/7/2025).

Tak hanya menjadi ruang bertemunya pencari kerja dan perusahaan, kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menanggulangi persoalan pengangguran.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri hadir langsung membuka acara ini. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data BPS 2023, jumlah pengangguran terbuka di Kukar mencapai 20.109 orang, atau sekitar 4,05 persen dari total angkatan kerja sebanyak 371.349 orang.

“Memang lebih rendah dibandingkan Kota Bontang yang mencapai 7,74 persen, tapi satu warga pun yang belum punya penghasilan tetap tetap menjadi tanggung jawab kami,” ujar Aulia.

Menurutnya, salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah ketimpangan informasi antara perusahaan dan pencari kerja. Banyak warga di wilayah hulu dan pesisir belum mendapat akses informasi lowongan kerja yang memadai, atau justru menerima informasi yang sudah tidak relevan.

“Ketidakseimbangan ini disebabkan kurangnya media penyebaran yang menjangkau daerah-daerah, ditambah lagi informasi yang kadaluarsa, sehingga tidak bermanfaat bagi pencari kerja,” jelasnya.

Job fair ini, lanjut Aulia, bukan sekadar acara tahunan, tetapi bagian dari strategi konkret untuk mempercepat pertemuan antara tenaga kerja dan lapangan kerja.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program KUKAR SIAP KERJA, sebuah inisiatif pemerintah daerah untuk menyiapkan angkatan kerja yang lebih siap, kompeten, dan terhubung dengan dunia industri.

Bupati Aulia juga mengingatkan pentingnya seleksi yang adil dan transparan dari pihak perusahaan, serta fleksibilitas terhadap kendala administratif dari para pelamar kerja.

“Manfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin, baik bagi pencari kerja maupun perusahaan. Harapannya, kegiatan ini bisa berdampak nyata dalam mengurangi angka pengangguran di Kukar,” tutupnya.

Job Fair Kukar 2025 tak hanya menjadi ajang rekrutmen tenaga kerja, tapi juga simbol kolaborasi dan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. (Fh/adv)

56 views 2 mins 0 Comments