Foto: Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.

Dispora Kukar Matangkan Akomodasi Kontingen Porprov, 500 Kamar Disiapkan di Paser

KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) mematangkan kebutuhan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser pada November mendatang. Salah satu kebutuhan yang telah disiapkan ialah sekitar 500 kamar untuk mendukung akomodasi kontingen selama pertandingan.

Kontingen Kukar diperkirakan berjumlah 1.600 hingga 1.700 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial. Dispora Kukar mengoordinasikan kebutuhan tersebut bersama pengurus cabang olahraga (cabor) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan persiapan tidak hanya menyangkut tempat tinggal, tetapi juga administrasi, keberangkatan, transportasi, konsumsi hingga uang saku atlet.

“Semua persiapan sudah kita sampaikan, baik kepada cabor maupun kepada anggota DPRD. Mulai persiapan administrasi, keberangkatan, akomodasi, transportasi, sampai sistem pengelolaan transportasi,” ujar Ali usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) di Ruang Banmus Kantor DPRD Kukar, Senin (21/9/2026).

Untuk transportasi, Dispora menyerahkan pengaturan perjalanan dari Tenggarong menuju Paser dan sebaliknya kepada masing-masing cabor. Kebijakan itu mempertimbangkan perbedaan jadwal pertandingan sekaligus kondisi fisik atlet.

“Kita serahkan kepada mereka sendiri karena mereka yang lebih memahami kapan harus berangkat dan bagaimana perlakuan selama perjalanan. Kalau pihak ketiga yang mengelola, tentu mengejar target. Kalau mereka sendiri, mereka bisa mengatur waktu istirahat untuk menjaga kondisi fisik,” jelasnya.

Menurut Ali, pola tersebut memberikan ruang bagi setiap cabor menyesuaikan waktu keberangkatan dengan jadwal pertandingan. Hal serupa diterapkan pada kebutuhan konsumsi selama berada di Paser, yang akan dikelola masing-masing cabor agar menyesuaikan aktivitas dan jadwal pertandingan atlet.

Sementara untuk uang saku, Dispora masih berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar. Dispora mengupayakan agar uang saku dapat diterima atlet sebelum keberangkatan.

“Teman-teman meminta paling lambat H-3 sudah sampai ke tangan atlet. Ini kita coba maksimalkan,” katanya.

Besaran uang saku mengikuti standar yang telah ditetapkan, sekitar Rp400 ribu per hari dan disesuaikan dengan jumlah hari pertandingan masing-masing atlet.

Pada Porprov Kaltim 2026, Kukar dijadwalkan mengikuti 63 dari 64 cabang olahraga yang dipertandingkan. Satu cabang lainnya, yakni padel, berstatus eksibisi.

Selain kebutuhan teknis keberangkatan, Dispora juga memperhatikan kondisi atlet selama masa persiapan. Cuaca dan kabut asap yang terjadi belakangan menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan latihan.

“Cuaca ini juga salah satu persiapan. Akhir-akhir ini asap tebal dan cuaca begitu ekstrem sehingga aktivitas kawan-kawan di lapangan juga akan dikurangi. Kita menjaga kondisi mereka supaya tetap bugar, tidak cedera dan tidak sakit,” ungkap Ali.

Penyesuaian aktivitas latihan dilakukan untuk menjaga kebugaran atlet menjelang pelaksanaan Porprov. Dispora juga terus berkomunikasi dengan pengurus cabor dan KONI Kukar untuk memastikan kebutuhan kontingen dapat dipersiapkan sesuai rencana.

Sementara itu, Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar, berharap uang saku atlet dapat ditransfer ke rekening masing-masing sebelum keberangkatan.

“Paling tidak H-1 atau H-3 sebelum berangkat, uang itu sudah masuk ke rekening para atlet. Itu yang kita harapkan, biar tertib administrasi dan bertambah prestasi yang tinggi kepada kampung,” kata Chairil.

Chairil juga mengingatkan seluruh pengurus cabor untuk menjaga tertib administrasi, terutama dalam penyusunan surat pertanggungjawaban (SPJ) setelah kegiatan.

“Semua SPJ itu akan diperiksa teman-teman di Dispora sebelum ke Itwil dan BPK. Kita harap semua cabor benar-benar melaksanakan SPJ dengan baik dan tertib,” tegasnya. (Adv/fi)

5 views 4 mins 0 Comments