
Kwarcab Kukar Gelar KML Golongan Siaga, Perkuat Pembinaan Pramuka Garuda
KUTAI KARTANEGARA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Siaga pada 29 September hingga 4 Oktober 2026 di Sekretariat Kwarcab Pramuka Kukar.
Kegiatan tersebut diikuti 33 peserta dari 12 Kwartir Ranting (Kwarran), terdiri dari 8 peserta putra dan 25 putri. Kwarran yang berpartisipasi yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Loa Janan, Muara Kaman, Samboja, Muara Jawa, Kembang Janggut, Kota Bangun Darat, Muara Badak dan Anggana.
Kepala Dispora Kukar sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Kukar, Aji Ali Husni, membuka kegiatan tersebut. Ia mengatakan KML Golongan Siaga digelar sebagai bagian dari evaluasi pembinaan kepramukaan, khususnya untuk meningkatkan kualitas pembina Siaga.
Menurut Aji, jumlah pembina yang telah mengikuti KML lanjutan Golongan Siaga masih terbatas. Kondisi tersebut turut berdampak pada jumlah calon Pramuka Garuda Siaga yang dinilai masih jauh dibandingkan golongan Penggalang dan Penegak.
“Setelah kita bedah dan menemukan permasalahan, ternyata dari pelaksanaan beberapa kegiatan kepramukaan, khususnya Pramuka Garuda, jumlah calon dari Siaga cukup jomplang dengan Penggalang dan Penegak,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).
Ia menilai pembina Siaga memiliki peran penting karena proses pembinaan pada tingkat tersebut membutuhkan kehati-hatian dan keahlian khusus. Karena itu, peserta KML diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di wilayah masing-masing.
Aji juga mengingatkan agar proses pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dilakukan secara benar dan berjenjang. Menurutnya, persiapan menuju Pramuka Garuda tidak dapat dilakukan secara instan menjelang seleksi.
“Proses untuk sampai mengikuti seleksi Pramuka Garuda itu panjang, tidak bisa satu bulan sebelum seleksi baru disiapkan,” tegasnya.
Aji menyebutkan, dari 20 kecamatan di Kukar, baru empat kecamatan yang melaporkan kegiatan Prestasi Siaga kepada Kwarcab, yakni Loa Janan, Muara Badak, Tenggarong dan Loa Kulu.
Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar Kwarcab Kukar mendorong peningkatan kapasitas pembina Siaga. Para peserta KML diharapkan dapat menjadi penggerak pembinaan Siaga sekaligus meningkatkan kegiatan di tingkat Kwarran.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, mengatakan kesiapan pembina menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan Pramuka Siaga.
“Paling mungkin kesiapan dari pembina itu sendiri, karena pembina Siaga ini harus datang dari hati,” kata Nopan.
Nopan menjelaskan, Dispora Kukar telah mengirimkan surat edaran kepada 20 kecamatan untuk mengikuti KML. Target awal sebanyak 40 peserta atau dua peserta dari masing-masing kecamatan, namun yang mengikuti kegiatan kali ini berjumlah 33 orang dari 12 Kwarran.
Meski belum mencapai target, Nopan mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal. KML ini difasilitasi secara gratis oleh Dispora Kukar dan diharapkan dapat meningkatkan minat pembina untuk mengikuti pelatihan serupa pada tahun berikutnya.
Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta diharapkan kembali ke Kwarran masing-masing dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pembinaan peserta didik. Target akhirnya, pembina mampu menciptakan Pramuka Siaga yang memiliki keterampilan dan kualitas untuk mengikuti proses menuju Pramuka Garuda Siaga.(Adv/wan)





