
Padel Kukar Siapkan 18 Atlet Hadapi Kejurnas, Terkendala Lapangan Latihan
KUTAI KARTANEGARA – Cabang olahraga (cabor) padel di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Dery Wardana, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima surat edaran resmi terkait cabor padel dari PB Porprov maupun KONI Provinsi.
Namun, Dispora Kukar telah menerima surat mandat dari PBPI untuk membantu memimpin sementara organisasi padel di Kukar sekaligus mempersiapkan keikutsertaan pada Kejurnas.
“Secara surat edaran kita belum mendapatkan dari PB Porprov sendiri atau KONI Provinsi, secara edarannya belum ada. Tapi memang Kukar berdasarkan surat mandat dari PBPI sudah ada surat mandat untuk memimpin sementara,” ujar Dery, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, persiapan tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan tim yang nantinya berpotensi mewakili Kukar pada ajang Porprov melalui pertandingan eksibisi cabor padel.
Dery menyebut, berdasarkan informasi dari pengurus padel Kukar, terdapat sekitar 18 orang yang dipersiapkan. Jumlah tersebut mencakup atlet beserta manajer, ofisial, pelatih dan tim pendukung lainnya.
Dari sisi kemampuan atlet, Dery menilai Kukar memiliki modal yang cukup baik. Sejumlah atlet bahkan telah memiliki pengalaman bertanding di level nasional.
“Banyak sekali sebenarnya atlet dari Kutai Kartanegara ini yang berlaga di level nasional. Ada yang ranking lima nasional, yang ranking di atas sepuluh nasional juga ada,” jelasnya.
Ia mengatakan pengalaman para atlet mengikuti berbagai turnamen di luar Kalimantan menjadi salah satu modal dalam menghadapi kompetisi mendatang.
Menurut Dery, dengan pengalaman tersebut, persiapan teknis atlet tidak perlu dimulai dari nol. Dispora nantinya akan berkoordinasi dengan para atlet untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi kompetisi.
“Karena mereka sudah bergelut di luar, banyak event di luar Kalimantan dan mereka bermain di event-event besar tersebut,” katanya.
Meski demikian, persiapan cabor padel Kukar masih menghadapi kendala, salah satunya keterbatasan fasilitas latihan. Hingga kini, Kukar belum memiliki lapangan khusus yang dapat digunakan sebagai venue latihan padel.
Dery menyebut lapangan padel memang telah tersedia di Tenggarong dan jumlahnya lebih banyak di Samarinda. Namun, fasilitas tersebut belum menjadi sarana latihan khusus yang dimiliki atau dikelola pemerintah daerah.
“Yang pertama dari lapangan latihan, kita tidak punya venue khusus dari cabang olahraga. Di Tenggarong ada dua, di Samarinda banyak sekali, tetapi kami sendiri tidak mempunyai lapangan khusus latihan,” ungkapnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Dispora Kukar berencana berkoordinasi dengan para pelaku usaha atau pengelola lapangan padel di daerah.
“Kita coba berkoordinasi dengan teman-teman yang pelaku usaha dari lapangan,” pungkasnya.(Adv/wan)





