Foto: Pembukaan secara simbolis Turnamen Sebelimbingan Cup VII 2026 Oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dengan menendang bola

Sebelimbingan Cup VII 2026 Jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Sepak Bola Antar Kecamatan di Kukar

KUTAI KARTANEGARA – Turnamen sepak bola Sebelimbingan Cup VII Tahun 2026 menjadi salah satu upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mendorong pembinaan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas olahraga di tingkat kecamatan dan desa.

Kegiatan yang digelar melalui kerja sama Dispora Kukar dengan pemerintah desa tersebut mendapat respons positif. Pasalnya, turnamen ini melibatkan peserta dari berbagai kecamatan di Kukar sehingga menjadi wadah bagi klub-klub lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan sepak bola di wilayah masing-masing.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan Sebelimbingan Cup merupakan bagian dari agenda kegiatan olahraga yang diselenggarakan Dispora setelah sebelumnya melaksanakan turnamen di Kecamatan Muara Wis.

Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi seperti ini penting untuk menciptakan ruang bagi para pemain dan klub lokal agar tetap aktif berolahraga serta memiliki kesempatan mengikuti pertandingan.

“Kami menanggapi sangat positif karena kegiatan ini dilaksanakan oleh Dispora bekerja sama dengan pemerintah desa. Ini bagian dari upaya kami menciptakan event-event olahraga supaya menjadi tolok ukur pembinaan sepak bola, khususnya di wilayah kecamatan,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Ia mengungkapkan, antusiasme klub untuk mengikuti Sebelimbingan Cup VII cukup tinggi. Bahkan, jumlah pendaftar awalnya melebihi kuota yang telah ditentukan panitia.

Tercatat sebanyak 42 klub telah mendaftar untuk mengikuti turnamen tersebut. Namun, melalui kesepakatan bersama, setiap kecamatan atau desa diberikan kesempatan mengirimkan satu tim agar keterwakilan peserta lebih merata.

Aji Ali menilai, tingginya minat tersebut menunjukkan bahwa potensi dan semangat masyarakat terhadap sepak bola masih sangat besar. Karena itu, keberadaan turnamen diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap proses pembinaan yang selama ini berjalan.

Selain menjadi ajang kompetisi, Sebelimbingan Cup juga diharapkan mampu menumbuhkan kembali gairah sepak bola, baik di kalangan pemain dewasa maupun kelompok usia dini.

Ia menambahkan, penyelenggaraan event olahraga secara berkelanjutan dapat memotivasi masyarakat untuk kembali aktif bermain sepak bola. Terlebih, keberadaan kompetisi akan memberikan tujuan bagi klub dan pemain dalam menjalani latihan.

“Dengan adanya event seperti ini, tentu mereka akan semangat untuk kembali berolahraga. Kita juga ingin mengaktifkan kembali lapangan-lapangan yang selama ini terbengkalai dan tidak terawat,” jelasnya.

Terkait peserta, Aji Ali menyebut turnamen tersebut menggunakan kategori dewasa atau umum, sehingga terbuka bagi pemain berusia 15 tahun ke atas.

Melalui Sebelimbingan Cup VII, Dispora Kukar berharap pembinaan sepak bola di tingkat kecamatan dan desa semakin berkembang. Dengan semakin banyaknya kompetisi lokal, potensi pemain daerah diharapkan dapat terus terasah dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing pada level lebih tinggi.(Adv/wan)

1 view 3 mins 0 Comments