Aulia–Rendi Tancap Gas Sosialisasikan Visi Misi “Kukar Idaman Terbaik”

NalaRNusantara-Kukar; Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mengintensifkan sosialisasi visi dan misi pembangunan periode 2025–2030 yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin.

Mengusung tajuk “Kukar Idaman Terbaik”, arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan dikemas dalam 17 program prioritas yang kini mulai diperkenalkan secara menyeluruh ke seluruh lapisan birokrasi dan masyarakat.

Momentum sosialisasi secara resmi dimulai sejak pemaparan visi dan misi Aulia–Rendi di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Kukar dan DPRD Kukar pada Senin (30/6) lalu. Sehari setelahnya, Selasa (1/7), mereka langsung menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dipusatkan di Gedung Bappeda.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh para kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa, baik secara luring maupun daring, serta turut didampingi oleh Sekretaris Daerah, Sunggono.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa ia dan Rendi memilih untuk langsung bergerak cepat dalam merealisasikan agenda yang telah mereka susun.

Salah satu prioritas awal adalah memastikan bahwa visi dan misi yang diusung benar-benar dipahami secara teknis oleh seluruh perangkat eksekutif.

“Kita menegaskan bahwa 17 program prioritas Kukar Idaman Terbaik itu tidak lepas dari ruh Kukar Idaman dari pemerintahan sebelumnya, dan kita langsung gas ini,” ujar Aulia.

Alih-alih menerapkan program 100 hari kerja sebagaimana lazimnya, Aulia dan Rendi memilih untuk langsung melanjutkan dan memperluas program-program unggulan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah transisi dari program 25 ribu nelayan produktif ke target baru yang jauh lebih besar, yaitu 100 ribu nelayan produktif.

Menurutnya, peningkatan ini diharapkan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat pesisir Kukar.

Tidak hanya itu, Pemkab Kukar di bawah kepemimpinan Aulia–Rendi juga tengah mempersiapkan kebijakan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

Beberapa inisiatif yang tengah dirancang antara lain adalah layanan kesehatan cukup dengan KTP, serta program sekolah gratis berikut penyediaan pakaian seragam bagi siswa SD dan SMP yang menjadi kewenangan daerah.

“Kita langsung tancap gas, sehingga transisi Kukar Idaman menuju Kukar Idaman Terbaik ini dirasakan dampak dan manfaatnya bagi masyarakat kita,” tutup Aulia.

Langkah cepat yang diambil oleh Aulia dan Rendi menandai awal dari fase kerja nyata pemerintahan baru di Kukar. Dengan pendekatan yang progresif namun tetap berakar pada semangat pemerintahan sebelumnya, Kukar Idaman Terbaik diharapkan mampu menjadi akselerator pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan. (Fh/adv)

58 views 3 mins 0 Comments