
Disdikbud Kukar Gelar Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 di Stadion Aji Imbut
NalaRNusantara;Kukar – Ratusan anak dari berbagai satuan pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar) berkumpul di Gedung Bela Diri Stadion Aji Imbut, Rabu (30/7/2025), untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-41.
Kegiatan yang digagas Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini berlangsung meriah dengan penuh pesan kebersamaan.
Peringatan HAN kali ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga menghadirkan berbagai atraksi seni, lomba edukatif, hingga permainan kolaboratif. Anak-anak menjadi pelaku utama yang diberi ruang mengekspresikan bakat dan keberanian mereka, didampingi guru dan orang tua.
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, membuka kegiatan secara resmi. Ia menegaskan bahwa peringatan HAN bukan hanya acara seremonial, melainkan agenda penting yang berlandaskan regulasi.
“Ini adalah peringatan ke-41 sejak ditetapkan secara nasional. Sebuah momentum penting untuk mengingat kembali tanggung jawab kita semua terhadap anak-anak Indonesia,” ujarnya.
Joko menyebut peringatan HAN mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak dan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 yang menetapkan 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional.
Dengan tema nasional “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini dikemas untuk mempertemukan anak, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan dalam satu ruang kebersamaan.
Menurutnya, usia dini merupakan fase emas yang sangat menentukan masa depan anak.
Karena itu, perhatian pada kualitas pengasuhan, kecukupan gizi, dan stimulasi pendidikan sejak awal harus menjadi prioritas bersama.
“Peran orang tua, guru, dan masyarakat saling melengkapi. Kita tidak bisa berjalan sendiri dalam mendampingi anak-anak kita bertumbuh,” tambahnya.
Selain menjadi ajang ekspresi anak, momentum HAN di Kukar juga dimaknai sebagai refleksi bersama.
Tantangan zaman, seperti akses teknologi, isu kesehatan mental, hingga dinamika sosial, menuntut adanya sinergi lintas sektor dalam pelindungan dan pemberdayaan anak.
Joko menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan besar bagi generasi mendatang.
“Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia. Karena merekalah yang akan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” katanya. (Fh/adv)





