
Unikarta Kukuhkan 360 Lulusan, Pemerintah Daerah Ajak Wisudawan Berkontribusi untuk Kukar dan IKN
NalaRNusantara-Kukar; Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Gedung Beladiri Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, pada Sabtu (31/5/2025). Sebanyak 360 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menyandang gelar Sarjana (S1) dan Magister (S2) dalam prosesi Wisuda ke-41 dan Wisuda Pascasarjana ke-25 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.
Momen sakral ini dipimpin langsung oleh Rektor Unikarta, Prof. Ince Raden, bersama para dekan, dan turut dihadiri oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara, Ahyani Fadianur Diani, yang hadir mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah.
Dalam sambutannya, Ahyani menyampaikan rasa bangga dan harapan besar dari pemerintah daerah kepada para lulusan. Ia mengingatkan bahwa gelar akademik yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari pengabdian nyata di tengah masyarakat.
“Wisuda bukanlah garis akhir. Justru ini adalah titik awal dari pengabdian saudara semua. Gelar sarjana harus dibuktikan melalui karya dan kontribusi nyata, baik bagi keluarga, lingkungan, daerah, bahkan bangsa dan negara,” ujar Ahyani membacakan sambutan Bupati Kukar.
Ia juga menekankan pentingnya peran strategis Unikarta sebagai lembaga pendidikan tinggi lokal yang telah menorehkan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di Kukar.
Hingga saat ini, Unikarta telah meluluskan 10.618 alumni dari jenjang S1 dan S2, yang tersebar di berbagai profesi dan sektor pembangunan.
“Unikarta adalah modal sosial luar biasa bagi Kukar. Sebanyak 10 ribu lebih alumni merupakan kekuatan besar, apalagi jika seluruhnya diberdayakan secara optimal dalam posisi dan keahliannya masing-masing,” katanya.
Dalam konteks pembangunan daerah, Ahyani menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi ini menjadi fondasi penting untuk merealisasikan visi besar pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kukar.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Unikarta sebagai bagian dari masyarakat sipil harus mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah. Kami berharap para lulusan ikut terlibat aktif dalam mencurahkan tenaga, pikiran, dan keilmuannya untuk Kukar yang lebih maju,” lanjutnya.
Tidak hanya bicara tentang Kukar, Ahyani juga mengingatkan para wisudawan mengenai peluang besar yang terbuka luas seiring dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Ia menyebut IKN sebagai ruang aktualisasi diri yang harus disambut dengan kesiapan dan semangat berkontribusi.
“Semoga ilmu yang diperoleh bisa menjadi bekal untuk meraih peluang, bukan hanya di Kukar, tetapi di IKN dan di level nasional. Kami berharap Unikarta terus berkembang dan menjadi kampus unggulan di Kaltim,” tutupnya.
Prosesi wisuda pun berlangsung penuh makna. Para lulusan tampak antusias dan bersyukur, disaksikan keluarga yang hadir dengan raut bangga. Momen ini bukan sekadar seremoni, tapi penanda lahirnya generasi terdidik yang siap menjadi agen perubahan untuk masa depan Kukar dan bangsa Indonesia. (Fh/adv)





