Verfak Ijazah Bawaslu Kunjungi SMA 1 Palopo

NalaRNusantara;Penajam – Proses verifikasi faktual ijazah telah dilakukan Bawaslu Penajam Paser Utara (PPU). Hal tersebut bertujuan untuk memastikan keabsahan berkas pasangan calon. KPU PPU sendiri telah menerima empat pendaftar. Artinya empat pasang atau delapan orang berkasnya diverifikasi.

Sekolah bakal pasangan calon tersebar di beberapa lokasi provinsi. Komisioner Bawaslu PPU sendiri menyebar untuk memastikan sekolah para bapaslon. Seperti Ketua Bawaslu Penajam paser Utara Moh Khazin berangkat ke Makassar menuju Takalar mengecek ijazah SMA Ahmad Basir. Sedangkan Komisioner Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu PPU Edwin Irawan mengecek Ijazah SMA 1 Hamdam di Palopo.

Dikatakan Edwin Irawan, sebelum Bawaslu PPU melaksanakan pengawasan Verfak ijazah, KPU terlebih dahulu memastikan keabsahan ijazah. Setelah itu barulah Bawaslu mendatangi sekolah yang dilampirkan oleh pasangan calon.

“jadi kami juga memastikan apakah KPU mendatangi sekolah paslon atau tidak,” kata Edwin. Ia menjelaskan, proses pengawasan ini diwajibkan tuntas agar di kemudian hari penyelenggara dapat memastikan keaslian dari ijazah. Atau paling tidak pihak sekolah memastikan yang bersangkutan pernah sekolah di tempat tersebut.

Dikatakan dia, walaupun sejauh ini tidak ada masyarakat yang melaporkan atau mengadu perkara berkas Bapaslon. Namun untuk memastikan kesiapan penyelenggara jika saja ada yang melapor maka sudah terlebih dahulu sekolah yang dilampirkan Bapaslon sudah didatangi penyelengara.

“Sejauh ini belum ada yang melapor masalah ijazah,” terangnya.
Setelah tahapan verifikasi ijazah nantinya KPU akan menetapkan pasangan calon dan mengundi nomor urut. Dilanjutkan masuk tahapan kampanye yang memakan 2 bulan.

Edwin berharap memasuki masa kampanye seluruh paslon beserta tim mengikuti aturan perundangan. Tidak ada yang melanggar aturan. (Advetorial)

124 views 2 mins 0 Comments