
Cegah Anak Binaan Mengulangi Kesalahan, Dispora Kukar Perkuat Pendampingan di LPKA Tenggarong
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat pendampingan bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tenggarong melalui kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Senin (19/10/2026).
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membantu anak binaan mempersiapkan diri kembali ke lingkungan masyarakat, sekaligus mencegah mereka mengulangi kesalahan yang sama setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan anak binaan tetap membutuhkan perhatian dan pendampingan agar memiliki kepercayaan diri serta kesempatan untuk mengembangkan potensi selama menjalani masa hukuman.
Menurutnya, usia mereka yang masih produktif menjadi peluang untuk membangun kemampuan melalui berbagai kegiatan positif, baik di bidang olahraga maupun pengembangan kepemudaan.
“Kewajiban kita mendampingi dan memberikan kepercayaan diri kepada mereka. Jangan sampai setelah selesai menjalani hukuman, mereka kembali ke lingkungannya dan melakukan kejahatan yang sama,” ujarnya.
Aji Ali Husni menjelaskan, pendampingan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas olahraga, tetapi juga mencakup pembinaan mental, kewirausahaan, kepemudaan, dan kepramukaan.
Melalui berbagai kegiatan itu, anak binaan diharapkan dapat mengenali potensi dirinya, membangun kedisiplinan, serta memperoleh bekal yang berguna untuk menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
Ia menilai, kegiatan olahraga juga memiliki manfaat penting selama masa pembinaan. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, aktivitas tersebut dapat menjadi sarana penyegaran bagi anak binaan yang memiliki keterbatasan ruang gerak selama berada di dalam lembaga.
“Suasana di dalam tentu tidak sama dengan di luar. Mereka memerlukan kegiatan yang bisa menyegarkan pikiran sekaligus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” jelasnya.
Aji Ali Husni menambahkan, program pendampingan serupa telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam pelaksanaannya, anak binaan juga pernah dilibatkan sebagai peserta dalam sejumlah kegiatan yang difasilitasi Dispora Kukar.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan pihaknya melanjutkan kolaborasi, sekaligus memperkuat peran pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan kepada anak binaan untuk berkembang melalui kegiatan yang terarah.
Sementara itu, Kepala LPKA Tenggarong, Dat Menda, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengatakan pembinaan di dalam lembaga tidak hanya berfokus pada pembentukan kepribadian, tetapi juga perlu membekali anak binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Menurutnya, dukungan Dispora Kukar melalui kegiatan olahraga dan kewirausahaan diharapkan mampu membantu anak binaan mengembangkan kemampuan sekaligus mengubah pandangan masyarakat terhadap mereka.
“Kami berharap dengan pembinaan-pembinaan ini, mereka memiliki keterampilan dan kemampuan saat kembali ke masyarakat. Stigma terhadap mereka yang pernah melakukan kesalahan diharapkan bisa hilang melalui potensi yang sudah diberikan,” kata Dat Menda.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Kukar terhadap program pembinaan di LPKA Tenggarong. Kerja sama tersebut disepakati berlangsung selama tiga tahun dan diharapkan dapat diperpanjang agar pendampingan berjalan secara berkelanjutan.
Aji Ali Husni menegaskan, pelaksanaan program ini merupakan bagian dari arahan Bupati Kukar agar perangkat daerah membangun kolaborasi dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat. Kerja sama serupa, katanya, juga menyasar lembaga pemasyarakatan perempuan.
Melalui kolaborasi tersebut, Dispora Kukar berharap anak binaan memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk membangun keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.(Adv/wan)





