Foto bersama usai pembukaan Jota Joti 2026

Dispora Kukar Gelar Jota Joti 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi Radio dan Internet

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) 2026 di Gedung Pramuka Kwarcab Kukar, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Oktober 2026 tersebut, menjadi wadah bagi anggota Gerakan Pramuka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi komunikasi sekaligus memperluas jaringan persahabatan antarpeserta.

Ketua Pelaksana Jota Joti 2026, Fiky Zulia Agustin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka melalui komunikasi radio dan internet.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan wawasan peserta, memperkenalkan pemanfaatan teknologi komunikasi, serta menanamkan nilai kerja sama dan tanggung jawab sesuai dengan prinsip kepramukaan.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pengalaman, menambah wawasan, dan mempererat tali persaudaraan sesama anggota Gerakan Pramuka,” ujarnya.

Fiky menyebutkan, kegiatan Jota Joti 2026 diikuti sebanyak 40 peserta yang telah mendaftarkan diri melalui tautan pendaftaran yang disebarkan melalui media sosial dan edaran.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 peserta merupakan Pramuka Penegak, sedangkan 15 lainnya berasal dari golongan Pramuka Penggalang.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Jota Joti tahun ini.

Ia berharap kegiatan selama tiga hari tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman baru bagi para peserta, khususnya dalam memahami penggunaan perangkat komunikasi radio serta pemanfaatan jaringan internet untuk berkomunikasi dengan sesama anggota Pramuka.

Menurutnya, selama ini sebagian peserta mungkin hanya mengenal perangkat komunikasi radio melalui alat seperti handy talky (HT) yang kerap digunakan oleh aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi lainnya.

Melalui Jota Joti, peserta diharapkan dapat memahami proses penggunaan radio, mulai dari tahapan awal hingga praktik komunikasi, dengan pendampingan dari jajaran Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kukar dan para pelatih kepramukaan.

“Adik-adik nantinya akan mendapatkan pengetahuan dan ilmu tentang penggunaan radio, termasuk proses dan tahapan untuk berkomunikasi menggunakan alat tersebut,” jelas Nopan.

Ia menambahkan, Jota Joti juga membuka kesempatan bagi anggota Pramuka untuk berkomunikasi dengan sesama peserta dari berbagai gugus depan, kwartir cabang, hingga kwartir daerah. Bahkan, melalui jaringan internet, komunikasi dapat diperluas hingga tingkat nasional dan internasional.

Menurut Nopan, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu hal yang perlu dikembangkan peserta agar dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Termasuk kemampuan berbahasa asing, seperti bahasa Inggris, yang dapat menunjang komunikasi dengan anggota Pramuka dari negara lain.

“Melalui internet, komunikasi sudah terbuka secara global. Artinya, tidak hanya berkomunikasi secara lokal, tetapi juga bisa menjangkau hingga ke luar negeri. Namun, tentu diperlukan keterampilan dan kemampuan dalam menyampaikan pesan serta berkomunikasi dengan pihak lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nopan berharap pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti setelah Jota Joti berakhir. Para peserta diharapkan dapat membagikan pengalaman dan keterampilan tersebut kepada rekan-rekan di gugus depan masing-masing.

Dengan demikian, semakin banyak anggota Pramuka di Kukar yang mengenal dan mampu memanfaatkan komunikasi radio maupun internet dalam kegiatan kepramukaan pada tahun-tahun berikutnya.

Kegiatan Jota Joti Kwarcab Kukar 2026 pun resmi dibuka oleh Nopan Solihin yang mewakili Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar, Adi Yulius. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang diharapkan dapat memperkuat persaudaraan sekaligus meningkatkan kecakapan digital anggota Pramuka di Kutai Kartanegara.(Adv/wan)

1 view 4 mins 0 Comments