Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni bersama tim pemenang turnamen muara wis cup 2026

Muara Wis Cup 2026 Berlangsung Sukses, Dispora Kukar Soroti Dampak Positif bagi UMKM

KUTAI KARTANEGARA – Pelaksanaan Muara Wis Cup 2026 yang berlangsung selama 43 hari mendapat apresiasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Selain berjalan aman dan lancar, turnamen sepak bola tersebut dinilai memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta meningkatkan kunjungan masyarakat dari luar daerah.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan selama pelaksanaan turnamen tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pertandingan final, berjalan sesuai harapan masyarakat.

“Alhamdulillah, selama 43 hari pelaksanaan Muara Wis Cup, tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Semuanya berjalan aman dan lancar sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, salah satu dampak positif dari turnamen tersebut adalah terbukanya peluang bagi masyarakat setempat untuk memperoleh penghasilan tambahan melalui aktivitas berjualan di sekitar lokasi pertandingan.

Pelaku UMKM, termasuk ibu-ibu, anak-anak, dan kalangan remaja, turut memanfaatkan keramaian turnamen untuk menawarkan berbagai produk dagangan kepada pengunjung.

Aji Ali menilai kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat apabila melibatkan pelaku usaha lokal.

Selain itu, Muara Wis Cup turut meningkatkan kunjungan masyarakat dari sejumlah wilayah. Jika sebelumnya kunjungan dari luar daerah ke Muara Wis relatif terbatas, turnamen tersebut berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai daerah di Kukar hingga Samarinda.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat pertandingan final. Sejumlah ruas jalan dan jembatan di sekitar lokasi dipadati penonton yang ingin menyaksikan langsung pertandingan penentuan juara.

“Pada final kemarin, pengunjung cukup ramai. Masyarakat yang datang bukan hanya dari Muara Wis, tetapi juga dari Muara Muntai, Kota Bangun, Sebulu, Tenggarong, bahkan ada yang dari Samarinda,” jelasnya.

Ia menambahkan, pertandingan final berlangsung menarik hingga harus ditentukan melalui adu penalti. Hal tersebut menunjukkan bahwa kekuatan kedua kesebelasan yang bertanding relatif berimbang.

Bagi Dispora Kukar, tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikasi bahwa pembinaan olahraga, khususnya sepak bola yang banyak digemari masyarakat, terus berjalan dengan baik.

Aji Ali juga menyoroti keterlibatan perangkat pertandingan yang sebelumnya telah mengikuti kursus dan pelatihan. Pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut mulai diterapkan dalam pertandingan melalui penugasan yang dilakukan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI.

Dengan demikian, pelaksanaan Muara Wis Cup tidak hanya memberikan ruang bagi atlet untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi perangkat pertandingan untuk meningkatkan pengalaman dan profesionalisme.

Ke depan, Dispora Kukar berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di wilayah lain sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan olahraga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Aji Ali menyebut, dalam waktu dekat turnamen serupa direncanakan berlangsung di Desa Sebelimbing. Diharapkan kegiatan tersebut dapat menghadirkan manfaat yang sama, baik dalam pengembangan sepak bola maupun peningkatan peluang usaha bagi masyarakat setempat.

“Insyaallah, dalam waktu dekat kegiatan serupa akan dilaksanakan di desa lain, yakni Desa Sebelimbing,” pungkasnya.(Adv/wan)

3 views 3 mins 0 Comments