amflet Workshop Kemandirian Ekonomi Pemuda (Foto: FKP Kukar)

Dispora Kukar Buka Kesempatan bagi Pemuda Ikuti Workshop Kemandirian Ekonomi

KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak pemuda berusia 16 hingga 30 tahun untuk mengikuti Workshop Kemandirian Ekonomi Pemuda yang akan digelar pada 30 September 2026 di Aula Dispora Kukar.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Ahmad Nurkhalish, mengatakan workshop yang diinisiasi Dispora Provinsi Kalimantan Timur tersebut terbuka bagi pemuda yang memiliki minat dan kemauan untuk mengembangkan usaha.

“Untuk pemuda yang berminat dan mau berwirausaha, silakan ikut kegiatan ini,” ujar Nurkhalish.

Kegiatan tersebut menargetkan 200 peserta. Berdasarkan perkembangan pendaftaran hingga Senin (14/9/2026), jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai sekitar 50 persen dari target.

Nurkhalish menjelaskan, sasaran peserta tidak terbatas pada organisasi kepemudaan (OKP), tetapi juga mencakup organisasi mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan kelompok pemuda lainnya.

Pendaftaran dilakukan melalui tautan yang telah disebarkan kepada organisasi serta calon peserta. Ia mengimbau pemuda yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri selama kesempatan pendaftaran masih tersedia.

Sementara itu, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menyampaikan bahwa pengembangan kemandirian ekonomi pemuda membutuhkan dukungan dan keterlibatan lintas pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi hingga sektor swasta.

Menurut Aji, upaya pengembangan kewirausahaan pemuda perlu menjangkau berbagai kelompok, termasuk pelaku usaha mandiri yang tidak tergabung dalam organisasi, organisasi kepemudaan di bawah pembinaan Dispora, serta mahasiswa yang ingin mengembangkan usaha di tengah aktivitas perkuliahan.

Ia juga menekankan perlunya pendampingan, kursus, dan pembinaan dalam pengembangan maupun pengelolaan usaha. Dukungan tersebut dinilai penting agar pemuda tidak hanya memiliki keinginan memulai usaha, tetapi juga mampu mempertahankan dan mengembangkannya.

“Kita berharap kegiatan-kegiatan seperti ini terus berlanjut. Tanggung jawab pengembangan pemuda bukan hanya pemerintah kabupaten, tetapi juga pemerintah provinsi,” jelasnya.

Aji mengajak pemuda Kukar untuk memanfaatkan program peningkatan sumber daya manusia yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta. Program tersebut dapat menjadi sarana untuk menambah pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan mendorong pemuda memulai kegiatan usaha.

Melalui pelaksanaan workshop, Dispora Kukar mendorong partisipasi pemuda dalam kegiatan pengembangan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi pemuda di daerah. (Adv/fi)

1 view 2 mins 0 Comments