
Pemkab Kukar Jamin Bonus Atlet, Minimal Setara Periode Sebelumnya
KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menjamin pemberian bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi dalam lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Bahkan, bonus yang diberikan minimal akan disetarakan dengan perolehan pada periode sebelumnya.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, yang juga menjabat Ketua Panitia Pelepasan Kontingen Atlet Kukar, Jumat (30/10/2026).
Dalam sambutannya, Aji Ali menyampaikan bahwa terdapat lebih dari 2.500 atlet yang dipersiapkan untuk mengikuti lima agenda olahraga tersebut. Ia menyebut, seluruh kontingen membawa tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik daerah sekaligus memperjuangkan prestasi Kukar di tingkat provinsi.
Atas nama pemerintah daerah, ia mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan para atlet dan berharap seluruh kontingen mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap pertandingan.
“Kami merasa bangga atas persiapan yang sudah dilakukan oleh para atlet untuk membawa nama baik Kabupaten Kukar. Kami menaruh harapan besar agar Kukar bisa menjadi juara di seluruh ajang perlombaan yang diikuti,” ujarnya.
Terkait dukungan pemerintah daerah, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran akibat defisit dan efisiensi tidak akan menjadi alasan untuk mengurangi komitmen terhadap para atlet.
Ia bahkan memastikan bonus bagi atlet peraih prestasi minimal sama dengan yang diberikan pada periode sebelumnya. Apabila terdapat kabupaten/kota lain yang memberikan bonus lebih tinggi, Pemkab Kukar akan membahas kemungkinan penyesuaian tersebut.
“Saya jamin meskipun kita defisit anggaran, meskipun efisiensi, dan kondisi anggaran tidak sama dengan periode sebelumnya, bonus teman-teman minimal sama dengan tahun sebelumnya,” tegasnya.
Ia juga meminta jajaran keuangan, khususnya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), agar memperhatikan kesiapan anggaran bonus. Menurutnya, kepastian bonus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan kepada atlet yang membawa nama daerah.
Namun, ia mengingatkan agar pencairan bonus tidak terlalu jauh dari waktu keberangkatan maupun pelaksanaan pertandingan sehingga tidak mengganggu motivasi dan persiapan atlet.
Lebih lanjut, Aji Ali menilai penghargaan berupa bonus memang tidak sebanding dengan pengorbanan para atlet. Sebab, perjuangan mereka bukan semata-mata untuk memperoleh materi, melainkan juga membawa kehormatan dan nama baik Kabupaten Kukar.
Selain memberikan perhatian kepada atlet, ia turut mengingatkan para ofisial dan tim pendamping agar mampu membagi tugas secara optimal. Hal ini mengingat pelaksanaan lima agenda olahraga memiliki jadwal yang berdekatan sehingga dukungan kepada masing-masing kontingen harus tetap berjalan maksimal.
Ia juga berpesan kepada pengurus KONI, NPCI, KORMI, serta pihak terkait lainnya agar menjadi pengayom bagi seluruh cabang olahraga. Apabila terjadi persoalan di lapangan, atlet diminta tidak mengambil tindakan sendiri maupun terlibat perselisihan.
“Kalau ada masalah di lapangan, jangan biarkan atlet bertengkar. Ambil alih dan sampaikan kepada induk organisasi untuk kita carikan jalan keluarnya. Sebab, siapa pun yang membuat masalah sama saja membuat masalah dengan Kabupaten Kutai Kartanegara,” pesannya.
Menutup sambutannya, Aji Ali berharap seluruh atlet, ofisial, dan pendamping dapat menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi nama baik daerah selama mengikuti pertandingan.
Ia optimistis, dengan persiapan yang telah dilakukan dan dukungan penuh pemerintah daerah, kontingen Kukar mampu bersaing dan meraih hasil terbaik dalam lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kaltim 2026 tersebut.(Adv/wan)





