Foto: Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang

Dispora Kukar Intensifkan Perawatan Venue Olahraga, Rumput Lapangan Jadi Perhatian

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan perawatan terhadap sejumlah fasilitas sarana dan prasarana olahraga yang menjadi aset pemerintah daerah.

Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardana, mengatakan perawatan difokuskan pada venue olahraga yang berada di bawah pengelolaan Dispora, khususnya Stadion Rondong Demang dan Stadion Aji Imbut.

Menurut Dery, perawatan dilakukan secara rutin, terutama terhadap fasilitas yang digunakan oleh berbagai cabang olahraga. Salah satunya perbaikan pada bagian gedung yang mengalami kerusakan, seperti atap yang bocor.

“Secara pelaksanaannya kita tetap lakukan perawatan, khususnya untuk perawatan yang memang dipakai oleh para cabang olahraga,” ujar Dery, Selasa (28/9/2026).

Selain bangunan, perhatian juga diberikan terhadap kondisi rumput lapangan sepak bola. Cuaca kering dan minimnya hujan menjadi salah satu kendala dalam menjaga kualitas rumput agar tetap dapat digunakan untuk aktivitas olahraga.

Dery mengatakan, pihaknya tetap melakukan penyiraman secara rutin meskipun kondisi cuaca membuat perawatan rumput menjadi lebih sulit.

“Kita tetap lakukan perawatan terus, menyiram dan sebagainya supaya ini tetap terus terjaga,” katanya.

Menurutnya, penyiraman menjadi penting karena kondisi rumput yang terlalu kering dapat mengganggu aktivitas olahraga di lapangan. Meski demikian, upaya tersebut belum sepenuhnya mampu mengatasi dampak cuaca yang kering.

Selain perawatan fasilitas, Dispora Kukar juga rutin melakukan kegiatan kebersihan di sejumlah venue olahraga. Kegiatan tersebut melibatkan pengelola venue, cabang olahraga, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar.

Dery menyebutkan, kegiatan pembersihan dilakukan secara gotong royong dan dijadwalkan setidaknya satu kali dalam sebulan di setiap venue olahraga.

“Pak Kadis menjadwalkan untuk satu bulan satu kali kita lakukan pembersihan-pembersihan di setiap venue-venue olahraga,” jelasnya.

Sementara itu, untuk fasilitas olahraga yang berada di luar wilayah Tenggarong, Dery mengakui pihaknya belum dapat melakukan pembangunan maupun pengembangan secara optimal.

Kondisi tersebut berkaitan dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Hingga saat ini, belum ada pembangunan fasilitas olahraga baru yang dapat dilakukan di luar Tenggarong.

“Kalau untuk di luar belum ada, karena mungkin keterbatasan anggaran,” pungkas Dery.(Adv/wan)

9 views 2 mins 0 Comments