
Dispora Kukar Siapkan Forkab sebagai Tahapan Seleksi Menuju FORNAS 2027
KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan Festival Olahraga Kabupaten (Forkab) sebagai salah satu tahapan seleksi atlet olahraga masyarakat sebelum mengikuti Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Forkab direncanakan digelar sebelum FORNAS untuk menyeleksi Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang dinilai memiliki potensi untuk dipersiapkan mewakili Kukar pada ajang olahraga masyarakat tingkat nasional tersebut.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pelaksanaan Forkab menjadi bagian dari persiapan daerah menuju FORNAS 2027. Melalui kegiatan tersebut, Dispora ingin terlebih dahulu melihat dan menyeleksi Inorga yang ada di Kukar.
“Insya Allah tahun depan kita akan ikut pada kegiatan FORNAS. Tapi sebelumnya, sebelum FORNAS, kita melaksanakan dulu kegiatan Forkab. Insya Allah tahun depan kita laksanakan Forkab untuk menyeleksi Inorga yang ada di Kukar,” ujar Ali, Selasa (22/9/2026).
Menurut Ali, Inorga yang terpilih melalui Forkab nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti jenjang kompetisi olahraga masyarakat yang lebih tinggi, termasuk mewakili Kukar dalam rangkaian FORNAS 2027.
Untuk waktu pelaksanaan, Dispora masih menyesuaikan jadwal FORNAS di Palu. Namun, Forkab ditargetkan berlangsung setidaknya tiga bulan sebelum pelaksanaan FORNAS.
“Untuk pelaksanaan Forkab kita masih akan menyesuaikan waktu yang dilaksanakan di Kota Palu, tapi dari kami minimal tiga bulan sebelum Palu akan melaksanakan Forkab,” katanya.
Ali menjelaskan, pola pembinaan olahraga masyarakat memiliki karakteristik berbeda dengan olahraga prestasi. Dalam pelaksanaannya, sebagian pegiat dapat mengikuti kegiatan dengan pembiayaan mandiri, sementara sebagian lainnya dapat memperoleh dukungan pemerintah.
“Di olahraga tradisional ini yang unik dengan olahraga prestasi, mereka bisa dengan biaya mandiri, ada juga yang melalui dibiayai oleh pemerintah,” jelasnya.
Persiapan menuju FORNAS tersebut juga berjalan bersamaan dengan pengembangan olahraga tradisional di Kukar. Dispora sebelumnya menggelar lomba olahraga tradisional dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026.
Empat olahraga dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, yakni belogo, begasing, menyumpit, dan ketapel. Sebanyak 412 peserta mengikuti perlombaan, termasuk peserta dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.
Ali mengatakan partisipasi tersebut menunjukkan masih adanya minat masyarakat terhadap olahraga tradisional.
“Alhamdulillah meskipun empat lomba ini saja yang dilaksanakan, masyarakat olahraga tradisional sampai saat ini masih cukup tinggi. Terbukti hari ini yang sudah mendaftar sekitar 412 orang,” ujarnya.
Peserta di antaranya berasal dari Kutai Timur, Samarinda, dan Paser, serta sejumlah daerah dari luar Kalimantan Timur. Keikutsertaan lintas daerah tersebut menjadi salah satu pengalaman yang dapat mendukung pengembangan kegiatan olahraga masyarakat di Kukar.
Melalui Forkab, Dispora Kukar selanjutnya akan memiliki tahapan seleksi untuk memetakan Inorga yang dapat dipersiapkan menuju FORNAS 2027. Tahapan tersebut sekaligus menjadi bagian dari keberlanjutan pembinaan olahraga masyarakat di daerah. (Adv/fi)





