Dispora Kukar Buka Kesempatan Anak-anak Ikuti Lomba Olahraga Tradisional Erau. (Foto: Ilustrasi)

ispora Kukar Tambah Kategori Anak di Lomba Olahraga Tradisional Erau 2026

KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menambah kategori khusus anak-anak dalam lomba olahraga tradisional yang menjadi bagian dari rangkaian Erau 2026.

Lomba tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September 2026 di kawasan Jembatan Repo-Repo, Tenggarong, dengan mempertandingkan empat jenis olahraga tradisional, yakni bergasing, belogo, ketapel, dan menyumpit.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Imama Syafiriya, mengatakan kategori anak-anak ditambahkan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda mengenal dan mengikuti olahraga tradisional sejak usia dini.

“Tahun ini kami tambahi mata lomba khusus untuk anak-anak,” ujar Imama, Selasa (15/9/2026).

Menurut Imama, kategori tersebut dapat diikuti anak usia dini, termasuk anak di bawah lima tahun dan anak usia sekolah dasar di bawah 12 tahun.

Penambahan kategori anak menjadi bagian dari pelaksanaan lomba olahraga tradisional yang digelar dalam rangkaian Erau. Keterlibatan anak-anak diharapkan dapat memperkenalkan permainan tradisional kepada generasi yang lebih muda.

Imama mengatakan keberadaan olahraga tradisional perlu terus dikenalkan agar permainan tersebut tetap dikenal dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Empat jenis olahraga yang dilombakan, yakni bergasing, belogo, ketapel, dan menyumpit, menjadi bagian dari kegiatan olahraga tradisional yang ditampilkan dalam momentum Erau 2026.

“Kami berharap Kukar bisa menjadi kabupaten yang maju dari budayanya,” kata Imama.

Ia mengatakan Kutai Kartanegara memiliki kekayaan budaya yang dapat terus diperkenalkan kepada masyarakat luas. Menurutnya, pengenalan tersebut juga dapat dilakukan melalui kegiatan olahraga tradisional yang melibatkan masyarakat dan generasi muda.

Melalui kategori anak-anak, Dispora Kukar memberikan ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam kegiatan olahraga tradisional sekaligus mengenal permainan yang menjadi bagian dari budaya daerah. (Adv/fi)

0 views 2 mins 0 Comments