Disdikbud Kukar Pastikan Program Seragam Gratis SD dan SMP Tetap Berjalan 2025

NalaRNusantara;Kukar- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk tetap melaksanakan program pembagian seragam gratis bagi siswa SD dan SMP pada tahun 2025.

Meski ada tekanan efisiensi anggaran di berbagai sektor, program ini dipastikan tidak akan terpengaruh oleh kebijakan penghematan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyampaikan bahwa anggaran sudah dialokasikan dan siap digunakan segera setelah regulasi teknis ditetapkan.

“Dananya sudah dialokasikan, sekarang tinggal menunggu aturan teknisnya. Peraturan bupati sedang diproses, setelah itu keluar SK, baru bisa dijalankan,” jelas Thauhid usai rapat koordinasi, Rabu (6/8/2025).

Program seragam gratis selama ini menjadi salah satu bantuan yang paling dinanti masyarakat, khususnya orang tua siswa.

Menurut Thauhid, meski sebagian keluarga sudah membeli seragam sebelum tahun ajaran baru, keberadaan bantuan ini tetap memberikan keringanan, terutama bagi keluarga berpenghasilan terbatas.

“Ini program rutin yang memang setiap tahun ditunggu masyarakat. Walaupun ada yang sudah beli seragam, tetap saja bantuan ini disyukuri,” ujarnya.

Ia menegaskan program tersebut bukan sekadar bantuan simbolis, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap pendidikan dasar.

Penyediaan seragam dianggap mampu meringankan beban pengeluaran sekolah sekaligus memberi kesempatan bagi siswa untuk memulai tahun ajaran dengan kondisi yang setara.

Hal ini juga sejalan dengan semangat pemerataan pendidikan yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa.

Thauhid mengakui tantangan terbesar ada pada sisi teknis, yakni memastikan distribusi seragam berlangsung cepat dan merata ke seluruh kecamatan.

Untuk itu, pihaknya menunggu finalisasi peraturan bupati yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan.

Setelah itu, surat keputusan resmi akan diterbitkan sebagai landasan penyaluran ke sekolah-sekolah.

“Begitu SK keluar, kami langsung bergerak, targetnya agar siswa bisa segera memakainya di tahun ajaran ini,” tegasnya.

Pemerintah daerah berharap dengan terlaksananya program ini, orang tua dapat lebih fokus memenuhi kebutuhan pendidikan lain seperti buku dan kegiatan belajar, sementara beban biaya seragam diambil alih oleh pemerintah.

Dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kukar secara menyeluruh sekaligus memperkuat citra pemerintah yang peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat. (Fh/adv)

52 views 2 mins 0 Comments